Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Yang Mau Bertetangga Sama Nabi Musa Di Surga, Yuk! Simak Kisah Ini.

Pemuda Dengan Ibu Bapaknya Menjadi Babi.

Pada Suatu waktu Nabi Musa  bertanya sama Allah tentang siapakah orang di syurga yang akan menjadi tetangganya kelak. 

Karena salah satu kelebihan atau mukjizat Nabi Musa adalah dapat bercakap-cakap langsung sama Allah. Maka Allah SWT pun menjawab pertanyaan Nabi Musa, bahwa tetangganya kelak di surga,saat ini tinggal di sebuah kampung yang sepi dan terpencil.

Nabi Musa kemudian turun dari Bukit Tursina,dan terus berjalan menuju tempat tinggal orang yang akan jadi tetangganya itu.Seperti apakah rupa,dan apa amal sholehnya sehingga ia memiliki kehormatan bertetangga dengannya di surga.

Berhari-hari dalam perjalanan,sampailah ia ditempat tujuan.Berkat bantuan penduduk kampung,Nabi Musa akhirnya bertemu dengan calon tetangganya, yang ternyata adalah seorang pemuda.Setelah mengucapkan salam,beliau dipersilakan masuk dan menunggu di teras rumah sang pemuda. 

Si pemuda tidak segera melayani Nabi Musa layaknya tamu terhormat.Melainkan ia masuk ke dalam kamarnya.Nabi Musa tidak tau apa yang dilakukan tuan rumah di dalam kamarnya.Tak berapa lama,si pemuda yang tinggal seorang diri di rumah tersebut, keluar sambil membopong se ekor babi betina. 

Babi tersebut kemudian dipangkunya lalu dibelai dengan penuh kasih sayang.Dirapikannya bulu-bulu babi tersebut,dan sesekali diciumnya. Melihat kelakuan si pemuda,Nabi Musa sangat terkejut,"Apakah pemuda ini yang akan jadi tetanggaku kelak di surga?"bisiknya dalam hati.

Babi itu kemudian dimandikan lalu dibersihkannya,bulu-bulu yang basah ia lap hingga kering.Di peluk dan di ciumnya,lalu ia bawa masuk kedalam kamarnya.

Pemuda itu keluar lagi dari kamarnya sambil membopong se ekor babi jantan yang lebih besar.Nabi Musa makin keheranan melihat tingkah sang pemuda.

Babi jantan itu juga dimandikan dan dibersihkan,setelah itu dibawa masuk kedalam kamar oleh si pemuda calon tetangga Nabi Musa.

Setelah pekerjaannya beres,barulah si pemuda menemui dan melayan Nabi Musa."Apakah agamamu wahai saudaraku ?"tanya nabi musa."Agamaku agama Tauhid", jawab si pemuda itu.

"Tetapi mengapa kamu memelihara babi? Bukankah agama kita mengharamkan menyentuh babi,"tanya Musa penuh penasaran.

Si pemuda menjawab"Ketahuilah bahwa kedua babi yang saya rawat dan pelihara selama ini adalah ayah dan ibu kandungku.Oleh karena perbuatan dosa besar yang mereka lakukan,Allah SWT mengutuk mereka menjadi babi,"jelas si pemuda dengan penuh kesedihan. 

"Tetapi meskipun kedua orang tuaku telah berubah rupa menjadi babi,aku harus tetap menyayangi keduanya.Persoalan dosa mereka, itu urusannya dengan Allah.Sedangkan Aku sebagai anaknya,akan tetap melaksanakan kewajibanku untuk merawat ayah dan bundaku,"tutur si pemuda dengan berurai air mata. 

Si pemuda beribu bapakkan babi tersebut masih melanjutkan ceritanya kepada Nabi Musa AS."Sebagaimana yang tuan lihat tadi,meskipun kedua orang tuaku telah berubah jadi babi,aku tetap merawatnya seperti ketika mereka menjadi manusia.Saban waktu aku berdoa kepada Allah agar mengampuni dosa-dosa orang tuaku. Aku juga memohon supaya Allah mengganti wajah mereka menjadi manusia seperti semula, tetapi Allah masih jua belum mengabulkan permintaanku"ucap si pemuda penuh iba.

Belum selesai si pemuda menuturkan kisahnya,seketika itu pula Allah SWT mewahyukan kepada Nabi Musa bahwa inilah orang yang akan bertetangga dengannya kelak di syurga.Karena rasa baktinya yang luar biasa kepada ayah bundanya.Meskipun keduanya berubah rupa menjadi babi yang hina dan menjijikkan,rasa baktinya tak pernah surut dan berubah.Lalu Allah SWT berfirman:"Oleh karena baktinya kepada kedua orang tuanya itu,kami naikkan derajatnya sebagai anak yang sholeh disisi Kami,dan telah Kami angkat kutukan kepada kedua orang tuanya serta neraka yang telah Kami sediakan untuk mereka kami ganti dengan syurga,"

Demi mendengar firman Allah SWT tersebut,mengertilah Nabi Musa mengapa pemuda ber ibu bapak kan babi ini akan menjadi tetangga terdekatnya kelak di syurga.

Kemuliaan itu diperolehnya sebagai balasan tanda baktinya kepada kedua orang tuanya.Kedua orang tua adalah letak Ridho dan kemurkaan Allah.Di bawah telapak kaki sang bunda,terdapat surga yang Indah dan nikmatnya tak terkirakan.

Semoga Allah mengampuni dosa dan kesahan kedua ayah dan bunda kita.

Semoga kelak bersama keduanya kita berada di dalam surga.Aamiin.


Posting Komentar untuk "Yang Mau Bertetangga Sama Nabi Musa Di Surga, Yuk! Simak Kisah Ini."