Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Yang Suka Menggunjing Orang,Baca Kisah Ini(Kisah Teladan Milenial 2021).

5 PERISTIWA PENUH MAKNA

Diceritakan oleh seorang ahli fiqh yang sangat terkenal dimasanya,yakni Abu Laits As-Samarqandi.Bahwa ayahnya pernah berkata,diantara nabi dan rasul yang diutus Allah SWT,ada yang menerima Wahyu dalam bentuk mimpi,ada pula yang hanya berupa suara saja.

Pada suatu malam,seorang nabi mendapatkan pesan dalam mimpinya. Bahwa pada esok pagi,ia diperintahkan untuk keluar dari rumah menuju ke arah matahari terbenam.

Dalam perjalanannya,ia diperintahkan akan menemui beberapa peristiwa.

Peristiwa pertama :Apa yang dilihat,maka ia harus memakannya.Peristiwa kedua: Apa yang dilihat,harus ia sembunyikan,dan peristiwa ketiga,apa yang ia lihat harus ia terima.Selanjutnya pada peristiwa keempat ia diminta untuk tidak memutuskan harapan,serta peristiwa yang kelima,ia diminta untuk berlari.

Ke esokan harinya,sebagaimana pesan dalam mimpinya semalam.Berangkatlah sang nabi menuju ke arah  matahari terbenam.

Pada perjalanan pertama,bertemulah ia dengan sebuah bukit besar berwarna hitam.Sang Nabi merasa bingung "Sebagaimana pesan mimpiku,apakah aku harus memakan bukit sebesar ini,sesuatu yang mustahil untuk dilakukan"ucapnya.

Dalam kebingungannya,Nabi tersebut terus berjalan mendekati bukit,dan ia ingin memakannya.Namun tiba-tiba saja bukit itu mengempis dan menjadi sebesar roti.Kemudian roti tersebut di makannya,rasanya sungguh manis dan lezat."Alhamdulillah,"ucap Sang Nabi.

Sang Nabi pun melanjutkan perjalanannya,bertemulah ia dengan sebuah mangkuk yang terbuat dari emas. Dia teringat akan pesan dalam mimpinya,untuk disembunyikan.

Digalinya  sebuah lubang untuk menyembunyikan mangkuk emas itu, kemudian ia hendak melanjutkan perjalanan.Tiba-tiba saja mangkuk emas itu muncul kembali hingga tiga kali berturut-turut.Ketika disembunyikan,mangkok emas itu selalu muncul lagi,seakan tak mau disembunyikan oleh sang nabi,"Aku sudah melaksanakan perintahmu,"ucapnya seraya pergi meninggalkan mangkuk emas itu.

Pada perjalanan selanjutnya,bertemulah sang nabi dengan se ekor burung elang yang tengah mengejar se ekor burung kecil untuk dimakannya.Si burung kecil berteriak meminta pertolongan dengan penuh rasa iba.

Karena rasa kasihan,sang nabi kemudian memasukkan si burung kecil ke dalam sakunya.Lalu datanglah Elang yang tadi mengejar burung kecil,meminta nabi untuk melepaskan burung kecil tersebut,karena ia dan anak-anaknya belum makan seharian.Burung Elang itu meminta kepada nabi untuk tidak menghancurkan harapannya mendapatkan burung kecil itu.

Sang nabi pun teringat akan pesan dalam mimpinya,untuk tidak memutuskan harapan siapapun yang ia temukan dalam perjalanannya. Akhirnya dia memutuskan untuk mengambil pedangnya,kemudian memotong sedikit daging pahanya. Lalu Daging itu diberikannya kepada elang yang tengah kelaparan itu. Dengan riang gembira,burung elang itu pun terbang,dan burung kecil tadi dilepaskan dari dalam bajunya.

Selepas peristiwa itu,Sang Nabi berjalan kembali dan bertemu dengan bangkai yang berbau sangat busuk. Karena tak tahan dengan bau busuk itu,sang nabi berlari se kencang-kencangnya.

Demikianlah lima peristiwa berturut-turut ditemui oleh Sang Nabi,sesuai pesan yang terdapat dalam mimpinya.

Sekembalinya ke rumah malam itu, Nabi pun berdoa kepada Allah,memohon penjelasan terhadap apa yang telah ia temukan selama melakukan perjalanan.

Allah SWT kemudian menerangkan,apa makna peristiwa yang ditemui oleh sang nabi dalam perjalanannya. 

1.Apa yang engkau temui,makanlah.Itu menandakan kemarahan yang semula tampak besar,namun ketika engkau sabar dan mampu bersabar menahan marah.Maka akhirnya kemarahan itu akan manis semanis madu.

2.Apa yang kau lihat,sembunyikan.

Peristiwa itu mengandung pesan,bahwa semua kebaikanmu kepada orang lain,bagaimanapun engkau coba untuk sembunyikan,ia akan tetap terlihat jua.Emas tetaplah emas,meski ia terbenam dalam lumpur yang menjijikkan.

3.Apa yang kau lihat,terimalah.

Maksudnya jika diberikan amanah,maka jalankanlah dengan penuh tanggung jawab.Janganlah suka berkhianat.

4.Jangan putuskan harapan orang lain,ketika orang lain menggantungkan harapannya kepadamu.Tolonglah orang lain tersebut, meskipun saat itu engkau sedang membutuhkan pertolongan."Karena sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain,"(Al-Hadist).

5.Jika kau lihat,berlarilah

Bangkai berbau busuk itu melambangkan ghibah atau gemar menceritakan keburukan orang lain.Maka jika bertemu orang yang suka berghibah,maka menjauhlah sejauh jauhnya.


Posting Komentar untuk "Yang Suka Menggunjing Orang,Baca Kisah Ini(Kisah Teladan Milenial 2021)."